Skip to main content

Jakarta - Malang

1 September 2014 kemarin, saya melakukan perjalanan udara dari bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta ke Abd. Saleh Malang. Sudah jadi rutinitas duduk di bangku 6F setiap menggunakan maskapai ini. Pilihan duduk di samping jendela setiap terbang tentu adalah keputusan paling benar yang selalu saya ambil ;) dan emang ga salah.. Ini pemandangan perjalanan saya dari atas. Terbang di atas Indonesia selalu mengagumkan!
Sebenernya foto ini ga bisa bener-bener menceritakan apa yang saya lihat. Jauh lebih indah! Kurang lebih 5 menit sebelum pesawat turun, saya sempat melewati gunung yang terlihat sangat kekar. Sekali lagi sangat kekar. Sayang, terlewat untuk diabadikan :(

Sampai sekarang, cuma berani denger cerita temen tentang mendaki gunung lewati lembah, belom berani menantang maut heheh. Ternyata dikasih Allah cara lain untuk mengagumi keindahan karya-Nya. Sekarang, waktunya membayangkan kalian terbang di atas iniii : ...











Subhanalloh :)

Comments

Popular posts from this blog

Nikmati HNP, Hadapi Bersama

Kalau beberapa sumber menuliskan ceritanya sebagai penderita HNP, saya mengambil posisi sebagai 'teman' penderita. Pengalaman mengawal korban salah angkat beban. Adik saya, Eki (23), selama 10 bulan merasakan sakit di pinggul belakang bagian kiri tanpa tau jenis sakit apa yang dideritanya, apa penyebabnya. Eki 'buta' dan 'tuli' atas penyakitnya sendiri walaupun sudah bolak-balik ke dokter menggunakan fasilitas BPJS yang dibayar ayah kami setiap bulannya. Selama kuliah, Eki tinggal di jogja dan berobat di sana. Diagnosa dokter, dia menderita LBP ( Low Back Pain ) tapi tidak spesifik apa dan kenapanya. Selama kurang lebih 10 bulan itu, Eki terus minum obat tanpa ada progres positif. Libur semester tiba. Eki pulang ke rumah orang tua dan praktis, faskes BPJS ikut dipindahkannya ke Balikpapan demi melanjutkan pengobatan. Selama kurang lebih 2 bulan ia mengupayakan kesembuhan dengan laser. Bagian yang sakit dipanaskan menggunakan cahaya. Terapi lain dilakukan m...

Jakarta - Jogja

Perjalanan Jakarta-Jogja kali ini lagi-lagi menggunakan Citilink seat 6F. Karena duduk deket jendela selama penerbangan itu hukum nya fardhu 'ain . Selain itu, memilih maskapai ini karena terbang via bandara Halim Perdana Kusuma, lebih deket dari kosan, bandara kecil dan ga penuh sesak, ga perlu jalan jauh dari pintu masuk sampai gate . Jauh lebih nyaman berkali-kali lipat dibanding via Cengkareng. Dan ini adalah foto pemandangan selama penerbangan. Daerah dengan tepian pantai tanpa ujung. Terbang yang kesekian kalinya dan cuma' bisa bilang Subhanallah . Beard papa's w/ vanilla puff Halim Perdana Kusuma Int' Airport Kawah Adi Sucipto Int' Airport Burger KFC :P

a a aaaaa.. aku sayang sekaliiii.. DORAEEEEMON ?????

B eberapa tahun yang lalu, DORAEMON menjadi tontonan yang paling saya tunggu - tunggu setiap minggunya. cerita tentang kesulitan yang selalu dihadapi oleh Nobita dan solusi yang selau keluar dari kantong ajaib Doraemon membuat saya dimasa kanak - kanak sangat menyukai cerita kartun yang satu ini. Mungkin saya adalah satu dari jutaan anak-anak di masa itu yang rela bangun pagi demi menonton doraemon. Hingga sekian tahun kemudian, dimana saya sudah resmi menjadi seorang Mahasiswi Kajian Media dan menemukan buku berjudul "Dibesarkan Kantong Ajaib Doraemon" karya Imam Musbikin. Mulai saat itulah saya menonton Doraemon bukan lagi dengan suka cita, namun duka cita mengingat masih banyak anak - anak lain di muka bumi ini yang banyak diajak berimajinasi oleh Fujiko F. Fujio. Ini sangat positif karena berimajinasi juga merupakan salah satu kebutuhan manusia, trutama anak - anak. Bahkan Habibie kecil seringkali berimajinasi membuat pesawat, ia sering menggambar desain pesawat, dan i...